Showing posts with label Info Obat. Show all posts
Showing posts with label Info Obat. Show all posts

Friday, November 25, 2016

Obat Yang Mempengaruhi Sistem Imun

Obat Yang Mempengaruhi Sistem Imun Sistem kekebalan tubuh sistem imun  imunologi  sistem kekebalan tubuh  kekebalan tubuh  sistem imunologi  respon imun  sistem pertahanan tubuh  sistem imun manusia  imunitas  sistem imun pada manusia  sistem kekebalan tubuh manusia  sistem imunitas tubuh manusia  sistem imun tubuh  penyakit sistem imun  sistem kekebalan tubuh pada manusia  sistem kekebalan  penyakit imunologi  sistem pertahanan tubuh manusia  sistem pertahanan tubuh pada manusia  autoimun  kekebalan tubuh manusia  mekanisme pertahanan tubuh  penyakit pada sistem imun  imun tubuh  sistem tubuh manusia  penyakit imun  penyakit rheumatoid arthritis  sistem imun spesifik  penyakit sistem kekebalan tubuh  sistem imun non spesifik  obat herbal  obat tradisional  obat herbal diabetes  obat batuk  jamu kuat  pengobatan tradisional  obat batuk berdahak  pengobatan herbal  batuk  obat alami  obat batuk herbal  obat herbal keputihan  obat obat tradisional  obat tradisional kolesterol  jamu kuat lelaki  obat kulit  pengobatan  jamu kuat pria  obat kolesterol tradisional  ramuan obat tradisional  obat obat herbal  jamu kuat alami  jamu kuat tradisional  obat herbal alami  obat tahan lama  obat alami kolesterol  obat alternatif  kuat lelaki  obat pria  jamu kuat pria tradisional  obat

Apotekers.com Obat sistem imun meliputi antiserum dan imnoglobulin untuk imunisasi aktif, digunakan dalam terapi untuk berbagai kondisi patologi akibat infeksi bakteri atau virus. Kelas terapi obat sitem imun dibedakan menjadi subkelas terapi serum dan immunoglobulin, serta vaksin.

Serum atau anti serum dan imunoglobulin adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk imunisasi pasif yang memberikan imunitas terhadap penyakit infeksi yang sesuai. Antiserum pemberian perlindungan pada pasien dengan memindahkan antibodi pasif yang dihasilkan individu lain atau oleh karena infeksi alam lain, misalkan imunoglobulin hepatitis B, atau imunisasi aktif dengan imunogen tertentu, misalnya antiserum rabies, berasal dari manusia atau kuda.

Biasanya keduanya digunakan, jika tidak tersedia vaksin, jika diperlukan perlindungan segera dan tidak cukup waktu untuk meransang antibodi pasien sendiri melalui imunisasi aktif, atau jika pasien tidak sanggup menghasilkan antibodi, atau kemampuannya berkurang menghasilkan antibodi ; misalkan imunosupresi disebabkan kemoterapi atau tindakan radiasi kanker, atau oleh karena penyakit imnodefisiensi. Antiserum dapat digunakan untuk profilaksis atau terapi. Perlindungan yang diberikan antiserum dapat spesifik, misalnya antitoksin difteri, atau bersifat umum, misalnya imunoglobulin atau gamaglobulin .

Contoh-contoh anti serum diantaranya meliputi, hepatitis b immunoglobulin, human rabies Ig, Ig RHO D (human), iminoglobulin, plasma immunoglobulin G IV (human).

Vaksin adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk menimbulkan imunitas aktif agar mendapatkan pertimbangan terhadap penyakit infeksi. Vaksin dibuat dari bakteri keseluruhan, misalnya vaksin pertusis, atau dari kapsul polisakarida bakteri tertentu yang dimurnikan, misalnya vaksin pneumokokus, dan toksoid dari toksin bakteri formaldehid.

Vaksin bakteri dan toksoid dapat merupakan obat tunggal, misalnya vaksin tifoid atau toksoid tetanus; atau dalam bentuk kombinasi, misalnya toksoid difteri tetanus dan vaksin petusis. Dengan pengecualikaan bcg untuk tuberkolosis dan vaksin tifoid oral hidup. vaksin tersusun dari zat tak hidup.

Vaksin virus dibuat dari virus yang dilumpuhkan, misalnya, campak, atau virus tak hidup dinonaktifkan, misalnya influenza. Vaksin virus juga dapat merupakan sedian tunggal atau sedian kombinasi, tapi sedikit catatan bahwa vaksin virus takaktif tidak boleh dikombinasikan dengan vaksin hidup. Vaksin biasnya menimbulkan imunitas spesifik dan tahan lama.

Beberapa contoh antiserum mapun vaksin lain diantaranya : vaksin hepatitis B + DTPw, Vaksin Influenza, Vaksin Petusis dikombinasi dengan diphteria dan tetanus toxoid, Vaksin fefer yang dilemahkan, Virus Campak strain Cam 70, Virus hepatitis A inaktif, Virus Polio (strain Sabin) tipe, HBsAg, Human Ig G, Human papilomavirus tipe 16, inactivated poliomyelitis virus type 1 40 antigen unit, Meningococcal polysaccharide vaccine dan sebagainya.

Wednesday, November 23, 2016

Obat Yang Bekerja Pada Sitem Pencernaan

Obat Untuk Saluran Pencernaan Antasida adalah antiulkus adalah,  antibusa adalah antiemetic adalah antihemoroid adalah antispasmodik adalah antidiare adalah laksatif adalah sistem pencernaan  sistem pencernaan pada manusia  sistem pencernaan manusia  alat pencernaan manusia  alat pencernaan  alat pencernaan pada manusia  pencernaan  pencernaan manusia  sistem pencernaan makanan  sistem pencernaan makanan pada manusia  proses pencernaan makanan  anatomi sistem pencernaan  sistem organ pada manusia  organ pencernaan  saluran pencernaan manusia  proses pencernaan  lambung manusia  pencernaan makanan  infeksi saluran pencernaan  organ pencernaan manusia  kelenjar pencernaan  saluran pencernaan pada manusia  proses pencernaan makanan pada manusia  sistem pencernaan pada hewan  proses pencernaan pada manusia  infeksi pencernaan  alat pencernaan makanan  enzim pencernaan  gangguan pencernaan pada anak  sistem organ manusia

Apotekers.com Obat untuk saluran cerna adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk mengatasi kondisi patologi yang terjadi dan terdapat pada sistem saluran cerna, apakah oleh karena tukak lambung, mulas, sebah, kembung, sakit uluati, kolik, hemoroid, ataukah oleh karena diare dan lainya.

Pada kali ini obat saluran cerna yang diuraikan meliputi antasida dan antiulkus, antibusa, antiemetik, antihemorrhoid, antspasmodik, obat untuk diare dan laksatif.

Antasida adalah obat yang mampu menetralkan dan mengikat asam lambung oleh karena terjadinya hiperasiditas, dalam arti asam lambung berlebihan. Antasida dibedakan menjadi antasida dengan kandungan aluminium atau magnesium, antasida dengan kandungan bikarbonat, dan antasida dengan kandungan bismut dan kalsium.

Antibusa adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kelebihan gas didalam saluran cerna. Obat antasida, anti ulkus, dan antibusa diantaranya adalah HCl, kalsium karbonat, kleboprida maleat, lansoprazol, magnesium hidroksida, magnesium trisilikat, metilpolisiloksan, misoprostol, natrium polihidroksi, ranitidin, sanalmin, simetidin, simetikon, sukralfat, dan teprenon.

Antiemetic adalah obat yang digunakan dalam terapi mual dan muntah, termasuk gejala sakit dengan manifestasi mual dan muntah, misalnya vertigo. Obat antiemetic ini diantranya cisaprid, difenhidramina teoklat, dimenhidrinat, domperidon, ganistron, kaolin, metoclopramid hidroklorida, ondansentron, prometazina,ramosteron, tropisetron.

Antihemoroid adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk pengobatan hemoroid dan sindrom sejenis seperti fisura, dan kriptitis yang lazim dan acap kali dikaitkan dengan pruritus, pendarahan, rembesan mukosa, dan nyeri disekitar anus yang dapat menjadi parah terutama saat dan sesudah buang air besar. Obat-obat yang termasuk kedalam antihemoroid diantaranya acetyl l-carnitine, curcuma domestica rhizome, dibukain hidroklorida, difenhidramin hidroklorida, diosmin, ekstrak akar litospermi, hidrokortison asetat, lesitin, prednisolon, rutosidum, setrimid.

Antispasmodik adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk mengurangi rasa nyeri oleh karena spasmus usus yang terjadi dalam berbagai kondisi patologi, yaitu obat, yang memiliki aktfitas relaksan otot polos, dibedakan menjadi antimskarin, antispasmodik lain dan stimulan motilitas. Obat-obatan tersebut meliputi butropium bromide, diponium hidrobromida, ekstrak beladone, fenilpropiletilamin, papaverin hidroklorida, pipenzolat bromide, tiemonium metilsulfat, timepidium bromida.

Antidiare adalah obat-obat yang digunakan dalam terapi penyakit diare. Diare adalah gejala sakit oleh berbagai sebab, ditandai dengan sakit perut, mencret, murus, dan kerap buang air, terjadi oleh karena adanya ransangan syaraf mukosa usus, termasuk kejutan psikis. Jika terjadi terus menerus, seperti yang terjadi pada diare akut, dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi, yaitu dengan pengeluaran cairan elektrolit secara terus menerus dan berlebihan, dapat berakibat fatal tentunya. Obat-obat yang teramsuk dalam antidiare diantaranya arang aktif, catechu extractum siccum, attapulgit, bismut subsalisilat, curcuma domestica extractum siccum, furazolidon, loperadin hidroklorida, loperamid, pektin, piper bettle folium extractum siccum, psidi folium extractum siddum, zinc sulfate.

Laksatif dan katartik adalah obat yang digunkan dalam terapi untuk mempelancar buang air, dengan mempercepat jalanya tinja dalam usus dan dengan mempengaruhi kosistensi dan jumlah tinja dan kemudian untuk pelapasanya dari rektum. Oba-obatan ini diantranya bisakodil, Na picosulfat dihidrosiantrakuinon, fenolftalein, ispaghula husk, latulosa, muciloid, tegaserod, psylium hydropolic.

Friday, November 18, 2016

Oba Pertama Untuk Menghilangkan Rasa Sakit Saat Berhubungan Seksual

Oba Pertama Untuk Menghilangkan Rasa Sakit Saat Berhubungan Seksual

Apotekers.com Akhirnya Food And Drug Administration ( FDA) menyetujui obat untuk menghilangkan rasa nyeri baik sedang maupun berat pada wanita saat berhubungan seksual (dispareunia), gejala dari vulva dan vagina atropi (WA) karena monopose.

Obat yang disetujui adalah Intrarosa (prasterone) yang merupakan produk pertama FDA yang mengandung prasterone.Selama monopose, terjadi penurunan esterogen pada jaringan vagina, yang dapat menyebabakan gejala nyeri saat berhubungan seksual

Rasa sakit tersebut merupakan hal yang paling banyak dilaporkan oleh wanita monopose, kata Audrey Gassman, MD yang merupakan wakil Division Bone, Reproductive, and Urologic Product dikantor III evaluasi obat FDA Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat kemaren 17/11/16. Audrey juga mengatakan bahwa Intarosa dapat menjadi pilihan terapi tambahan untuk wanita yang mengalami dispareunia yang disebabkan oleh WA.

Khasiat intrarosa didapatkan dari hasil uji klinis terkontrol plasebo yang dilakukan selama 12 minggu
pada 406 wanita pascamonopose sehat, berumur 40-80 tahun. Tentunya semua wanita tersebut diindentifikasi menderita nyeri baik sedang maupun nyeri hebat saat berhubungan seksual.

Semua sukrelawan menerima intrarosa/ plasebo ke vagina secara random atau acak, dan hal ini telah terbukti mengurangi keparahan rasa sakit yang dialami selama berhubungan seksual dibandingkan plasebo.

Efek samping yang diketahui setelah dilakukan uji coba terkontrol plasebo selama 12 minggu, dan satu percobaan selama 52 minggu adalah keputihan dan pap smear yang abnormal.
Intrarosa sendiri dipasarkan oleh Quebec Endoceutics In di Amerika.

Sumber : FDA

Wednesday, November 16, 2016

Obat Yang Mempengaruhi Saluran Kemih

Obat Yang Mempengaruhi Saluran Kemih, infeksi saluran kemih  infeksi kandung kemih  kandung kemih  infeksi  obat infeksi saluran kemih  infeksi saluran kemih pada wanita  penyakit infeksi  pengobatan infeksi saluran kemih  obat infeksi saluran kemih pada wanita  obat tradisional infeksi saluran kemih  infeksi kandung kemih pada wanita  obat herbal infeksi saluran kemih  penyakit infeksi saluran kemih  penyakit kandung kemih  obat infeksi kandung kemih  obat isk  penyakit isk  infeksi saluran kandung kemih  cara mengobati infeksi saluran kemih  obat infeksi  terapi infeksi saluran kemih  antibiotik infeksi saluran kemih  obat untuk infeksi kandung kemih  batu saluran kemih  obat untuk infeksi saluran kemih  cara mengobati infeksi kandung kemih  patofisiologi infeksi saluran kemih  saluran kandung kemih  antibiotik untuk infeksi saluran kemih  saluran air

Apotekers.com Obat yang mempengaruhi saluran kemih terdiri dari alpa bloker, 5 alpa reduktase inhibitor, antiseptik, antimukarinik, parasimpatomimetik dan lain-lainya.

Lima alpa reduktase inhibitor adalah enzim yang mengubah testosterone menjadi 5 alfa dihidrotestosteron pada jaringan periperal. Obat yang bekerja di saluran kemih untuk menghambat 5 alfa reductase bekerja menyekat reseptor muskarinik sehingga fungsi muskarinik dihambat.

Infeksi saluran kemih dapat terjadi akibat infeksi saluran kemih bagian atas, seperti pielonefritis, atau dari infeksi saluran kemih bagian bawah, seperti sistitis atau prostatitis. Suatu kelempok obat yang disebut antiseptik saluran kemih, jadi obat antiseptik saluran kemih digunakan terbatas pada saluran kemih yang bekerja pada tubulus ginjal dan kantong kemih.

Antimuskarinik untuk saluran kemih dengan cara relaksasi otot polos saluran kemih yang hiperaktif. Obat ini bekerja sebagai anti kolinergik. Parasimpatomimetik untuk saluran kemih digunakan untuk meransang agar berkemih dengan meningkatkan tonus kandung kemih bagi pasien yang mengalami berkurang atau hilangnya fungsi kandung kemih seperti neurogenik karena cedera kepala berat.

Obat yang mempengaruhi saluran kemih diantaranya meliputi, 5 alpha reductase inhibitor : dutasterid, finasterid, heksamin dan tamsulosin, antiseptik : asam nalidiksat, asam pipemidat, anti muskarinik : alfuzosin hcl, fenazopiridina hidroklorida, lain-lain : ekstrak cair akar dan kulit barberis, ekstrak cair akar rubia, ekstrak cair saksifraga, sonchus arvensis, orthosiphon stamineus, strobilanthus cripus.

Kombinasi Dua Obat Ini Dapat Sembuhkan Kanker Payudara Hanya Dalam 2 Minggu

Kombinasi Dua Obat Ini Dapat Sembuhkan Kanker Payudara Hanyakanker payudara  kanker  obat tumor  gejala kanker  obat kanker  penyakit tumor  tumor jinak  penyakit kanker  tumor mamae  gejala tumor  penyakit kangker  pengobatan kanker  kangker payu darah  gejala kangker  obat kanker alami  kanker mamae  obat kangker  penyakit tumor ganas  tumor mammae  gejala gejala kanker  gejala penyakit tumor  pengobatan tumor tanpa operasi  gejala penyakit kanker  penyakit tumor jinak  obat tradisional kanker hati  tanda tanda kanker  kangker panyudara  obat kanker kulit  tumor kanker  gejala tumor ganas  gejala awal kanker hati Dalam 2 Minggu

Apotekers.com Kanker payudara pada umumnya diderita oleh wanita, dan diperkirakan 1 dari 8 wanita berpotensi terkena kanker payudara ini. Baru-baru ini ilmuan di eropa menemukan terbosan nyata untuk kanker payudara ini.

Hal ini diumumkan pada konfrensi kanker payudara Eropa di Amsterdam, Belanda, seorang Profesor bernama Nigel Bundred mempersentasikan temuaannya dari hasil penelitian terbaru untu mengevaluasi efek dari beberapa obat, diantranya Herceptin ( trastuzumab) dan Lapatinib.

Obat-obatan ini sebenarnya sudah lama digunakan dalam pengobatan untuk kanker payudara. Tapi untuk pertama kalinya obat-obatan ini dikombinasi sebelum melakukan pengobatan konvensional lainya seperti kemoterapi maupun operasi.

Para ilmuan telah menemukan bahwa kombinasi obat ini dapat bekerja secara efektif dapat menghancurkan kanker payudara hanya dalam 11 hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan dua obat ini untuk melawan protein yang dikenal sebagai human epedermal growth factor reseptor (HER2).

Hal positifnya dari penelitian ini adalah dapat mencegah pengobatan konvensional seperti kemoterapi dan operasi yang tentunya memiliki efek samping seperti rambut rontok,  mual-mual dan lelah. Kemoterapi juga dianggap kurang efektif karena itu para ilmua terus mengembangkan alternatif-alternatif lain yang jauh lebih baik lagi.

Penelitian ini melibatkan 257 wanita yang positif terkena kanker payudara  HER2. Pembagian pada penelitian ini adalah, sebagian wanita menggunkan satu obat saja yaitu herceptin, dan sebagiannya lagi menggunakan kombinasi kedua obat tersebut.

Hasil yang mengejutkan dari penelitian inipun dikemukakan bahwa 11 persen dari wanita yang mengkombinasi obat tersebut tidak menyisakan sel kanker hanya dalam 2 minggu, dan 17 persen dari kasus tumor secara dramatis mengalami penyusutan. Hal ini sangat signifikan dibandingakan hasil dari wanita yang hanya menggunakan satu jenis obat saja, dan hanya menunjukan 3 persen penurunan ukuran tumor.

Oleh karena itu kombinasi dua obat tersebut sangat bermanfaat bagi penderita kanker payudara, dibandingakan jika obat hanya digunkan untuk satu jenis saja. Namun masalahnya, lisensi penggunaanya hanya diberikan sebagai pendamping kemoterapi , tetapi tentunya hal ini dapat berkontribusi untuk perubahan pengobatan kanker.

Penelitian ini harus terus diteliti dan dikembangkan lagi, sehingga bisa menjadi sebuah langkah yang baik dalam memerangi kanker yang sangat mematikan ini, selain itu para ilmuan masih bekerja keras untuk menemukan obat-obat lain untuk penyakit ini.

Organic & Healthy


Tuesday, November 15, 2016

Obat Relaksan Otot Perifer Dan Penghambat Kolinesterase

Relaksan Otot Perifer Dan Penghambat Kolinesterase

Apotekers.com Relaksan otot perifer dan penghambat kolinesterase adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk pengobatan gangguan kekejangan akibat berbagai sebab, terdiagnosis atau tidak. Penghambat neuromasculer adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk pengobatan gangguan tonus otot.

Penghambar neuromusculer menyebabkan otot rangka melemas dengan cara menghambat secara tranmisi disambungan syaraf otot. Berbeda dengan pelemas otot yang aktif di otak dan tulang belakang, obat ini digunakan untuk anastesia, agar pada anastesia ringan dapat diperoleh relaksasi otot, misalnya, otot diafragma dan otot perut yang memadai untuk pembedahan. Selain itu obat ini melemaskan pita suara sehingga mudah bagi ahli anestesi memasukan pipa endotrakea. Pasien yang mendapat obat ini, harus selalu dibantu dengan ventilator sampai efek obat hilang.

Penghambat neuromuskular dibedakan menjadi pelemas otot nondepolarisasi dan pelemas otot depolarisasi. Pelemas otot nondepolarisasi melemaskan otot dengan menghalangi asetilkolin untuk berikatan dengan reseptornya sehingga menghambat depolarisasi, maka disebut juga pelemas otot kompetitif. Keaktifannya lebih lambat dan tidak lengkap, sehingga digunakan untuk membedah pasien yang menggunakan ventilator jangka lama. Efeknya dapat dihilangkan dengan pemberian antikolinesterase, dan pasien miastenia gravis memperlihatkan kepekaan yang lebih tinggi.

Pelemas otot depolarisasi memiliki keaktifan mirip asetilkolin, tetapi degradasinya lambat, sehingga depolarisasi otot lebih panjang sampai terjadi penghambatan. Kelumpuhan cepat terjadi, lengkap total, dapat diprediksi, dan pulih spontan. Berbeda dengan pelemas otot nondepolarisasi, efeknya tidak dapat dikembalikan dengan enzim asetilkolin esterase.

Obat untuk mistenia gravis adalah obat yang digunakan dalam terapi untuk pengobatan kondisi patologi yang ditandai dengan kelemahan progresif dan keletihan cepat otot kerangka, disebabkan transmisi neuromukular terganggu. Mistenia gravis merupakan gabungan auto imun disebabkan defisiensi kompleks reseptor asetilkolin neuromukular pasca sinapsis. Lisis membran pascasinapsis ditimbulkan antibodi, antireseptor, imunoglobulin, dan komponen C9 komplemen.

Reseptor juga terikat silang oleh otot normal. Keaktifan itu terkait sebagai modulasi antigenik dan sejalan dengan lisis, mengurangi jumlah reseptor asetilkolin yang tersedia pada otot bersangkutan sebanyak 70 hingga 90 %. Oleh karena itu jumlah interaksi antara asetilkolin yang dibebaskan impulsa syaraf dan reseptor terkurangi, yang menyusutkan kekuatan otot atau menyebabkan kegagalan progresif pada kontraksi dari stimulasi syaraf terulang-ulang.

Obat utama yang digunakan untuk mengurangi respon imun dan titer antibodi adalah kortikosteroid adrenal, dan obat dengan penggunaan sangat jarang, antara lain azatriopin dan mekaptopurin. Kedua obat yang disebutkan terakhir dilaporkan sangat efektif untuk sebagian kecil pasien. Kedua obat itu bermanfaat pada kasus refraktori yang lain, tetapi efek sampingnya, terutama pada terapi berjangka, dapat membatasi kemanfaatannya pada terapi mistenia gravis. Sebaiknya, kortikosteroid biasanya efektif dan relatif aman untuk pengobatan miastenia gravis sedang hingga parah.

Relaksan otot perifer dan penghambat kolisnesterase dengan dua subkelas terapi, yaitu penghambat neuromuskular dan obat mastenia gravis. Penghambat neuromuskular diantranya atrakurium besilat, baklofen, clotridum botulinum toxin type a, eperison hidroklorida, karisoprodol, pankuronium bromide, sementara metenia gravis diantaranya neostigmin, piridostigmin bromida.


Friday, November 11, 2016

Obat Obat Yang Bekerja Berkaitan Dengan Sistem Saraf Pusat

Obat Obat Yang Bekerja Berkaitan Dengan Sistem Saraf Pusat

Apotekers.com Obat yang berkerja berkaitan dengan sistem saraf pusat antara lain, anti inflamasi, analgetik, dan antipiretik. Semua berasal dari asam aracidonat yang mempunyai aton C20. Eucosanoid merupakan lemak tidak jenuh mempunyai jumlah atom C 20 yang dihasilkan oleh sel mas dengan perantara enzim fosfolipase A-2. Asam aracidonat dengan enzim siklooksigenase di dalam tubuh akan dihasilkan prostaglandin E1, prostaglandin E2 dan tromboksan A2, Sebelum masuk ke obat-obat yang mempengaruhi sistem saraf pusat, alahkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu penyakit-penyakit yang berasal dari kelainan eucosanoid.

Inflamasi, Nyeri dan Demam

Patofsiologi
  • Radang pada tubuh disebabkan oleh mediator prostaglandi E2. Jenis prostaglandin ini menyebabkan radang diseluruh bagian tubuh baik itu pada jaringan lunak maupun jaringan ringan keras. Contoh peradangan pada jaringan lunak, diantaranya bisul, gigi, dan eksim, sementara untuk radang jaringan keras seperti radang pada persendian.
  • Rasa Sakit juga disebakan oleh mediator-mediator yang dapat menimbulkan rasa sakit diantara mediator-mediator tersebut adalah kinin, bradikinin dan protaglandi E2. Rasa sakit terjadi kalau impuls nyeri telah melewati nilai ambang ransang nyeri pada sistem saraf dan yang menyatakan nyeri itu adalah otak.
  • Demam adalah suatu keadaan dimana suhu tubuh naik sampai 39-40 derajat celcius, demam bukan lah suatu penyakit, tetapi gejala dari suatu penyakit. Naiknya suhu tubuh bisa disebabkan oleh meningkatnya prostaglandi E2 akibat patogen, toksin, toksin dari infeksi mikroba seperti bakteri, jamur dan virus.

Farmkologi Dan Farmakoterapi Inflamasi, Nyeri dan Demam

  • Anti inflamasi ( anti radang )
Anti inflamasi merupakan suatu obat anti radang yang disebabkan oleh infeksi, benturan mekanik maupun dari senyawa kimia. Obat ini dapat berasal dari golongan steroid dan non steroid. Obat steroid banyak digunakan untuk peradangan jaringan lunak, seperti : prednison, dexamethason, flukortolon, betametason. Obat jenis ini bekerja menghambat enzim fospolipase A2 sehingga produksi asam aracidonat akan berkurang, prostaglandin E2 pun juga ikut berkurang dan tentunya pembentukan radang akan dihambat. Setiap obat terkadang memiliki efek samping yang memang tidak diinginkan, efek samping dari obat ini antranya endema, hipertensi, hiperglikemia, osteoporesis dan mempercepat pertumbuhan kanker dini. Selain obat ini ada golongan obat lain yaitu non steroid anti inflamasi drugs ( NSAIDs), yang kerjanya menghambat enzim siklooksigenase sehingga keadaan randang akan dikurangi atau dihambat. Obat golongan ini diperuntukan untuk peradangan pada jaringan keras seperti rematik yang merupakan peradangan pada jaringan sendi dan penyakit radang lainya. Efek samping dari obat ini yang biasa muncul adalah gangguan pada lambung dan ginjal, dan tidak menutup kemungkinan efek samping pada sistem organ lainya.

Diantara jenis golongan ini adalah asetosal (aspirin), ibu profen ( ibufen), asam mefenamat, piroksikam ( fildene), meloxicam, natrium diklofenak ( Voltadex). Ada efek samping yang spesifik dari penggunaan obat ini, yaitu kurangnya tromboksan A2 yang dapat menghambat pembekuan darah, tetapi efek samping ini banyak digunakan sebagai pengencer darah ( anti platelet ) untuk mencegah darah agar tidak memebeku pada pembuluh darah jantung dan otak.

  • Analgetik ( anti nyeri ) 
Obat golongan ini berfungsi untuk menghilangkan sakit pada tubuh, obat ini terdiri dari 3 bagian yaitu analgetika ringan, analgetika sedang, dan tentunya analgetika berat.

Analgetik ringan sebagai contoh adalah antalgin, parasetamol dan tramadol. Antalgin bekerja meningkatkan nilai ambang nyeri sehingga impuls nyeri tidak sampai pada reseptornya, hal ini lah yang kemudian menghilangkan rasa nyeri. Tramadol bekerja pada sistem saraf otak sedangkan paracetamol bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase sehingga prostaglandin akan berkurang dan rasa nyeripun dapat hilang. Tipe nyeri ringan sendiri biasanya gangguan pada nyeri kepala, gigi serta nyeri yang bersifat ringan saja. Antalgin mempunyai efek samping terhadap sumsum tulang belakang, penyakit ini disebut anemia plastika. Tramadol sendiri mempengaruhi sistem saraf pusat dan saat ini jenil obat tramadol termasuk ke dalam jenis obat narkotika. 

Analgetik sedang sebagai contoh adalah sederetan obat yang bekerja pada enzim siklooksigenase sehingga rasa nyeri dapat hilang terutama pada jaringan keras seperti rematik. Nyeri yang dirasakan biasanya seperti rematik pada persendian, kolik dan juga sakit akibat sakit gigi.

Analgetik Berat biasanya diperuntukan bagi nyeri pada bagian abdomen seperti kanker, sakit pasca operasi dan nyeri hebat lainya yang impuls nyerinya lebih kuat lagi. Sebagai contoh obat ini adalah petidin dan morfin. Petidin dan morfin ini bekerja menghambat semua impuls yang datang pada otak, sehingga penderita tidak merasakan nyeri sama sekali. Tetapi salah satu efek sampingnya adalah ketergantungan. Baca juga ini obat narkotika analgetik untuk mengetahui macam-macam obat analgetik lainya.
  • Antipiretik 
Demam adalah suatu keadaan naiknya suhu tubuh yang bisa disebabkan oleh adanya infeksi dalam tubuh. Parasetamol merupakan obat pilihan untuk demam, meskipun ada obat golongan lain yang bisa digunakan sebagai anti piretik seperti asetosal, senyawa ini mempunyai efek samping terhadap ginjal dan sistem penceranaan.

Patofsiologi, Farmakologi, Farmakoterapi

Thursday, November 10, 2016

7 Cara Alami Terbaik Untuk Sembuhkan Sinusitis Secara Alami Dengan Cepat

7 Cara Alami Terbaik Untuk Sembuhkan Sinusitis Secara Alami Dengan Cepat

Apotekers.com Mungkin anda pernah menderita sinus dan sakit kepala akibatnya. Dan anda telah mencoba bermacam hal dalam mengobatinya, tetapi masih belum berdampak kepada kesehatan anda. Dibawah ini merupakan beberapa tips yang dapat membantu meringankan dan mnyembuhkan sinusitis secara alami dengan cepat.

Hidung tersumbat, berat dikepala ini merupakan gejala yang berhubungan dengan infeksi sinusitis, hal ini tentunya sangat menggangu dan menghambat dalam beraktifitas sehari-hari. Hal ini terkadang menimbulkan sakit dibagian kepala yang cukup hebat. Ketika seseorang terkena sinusitis dia akan sulit untuk berlama diruangan ber AC , mengkonsumsi makanan dan minuman dingin bahkan tidak bisa terkena debu sedikitpun.

Sinusitis dapat digambarkan keadaan dimana terjadinya peradangan dirongga sekitar hidung dan berlendir, lendir ini sendiri diproduksi akibat adanya infeksi. Beberapa gejala sinus diantaranya, nyeri di dahi, pipi, hidung, sakit kepala, demam, hidung tersumbat, kesulitan bernafas, dan kelelahan.

Berikut adalah cara alami yang dapat membantu meringankan dan menyembuhkan sinusitis dengan cepat.

1. Cuci lah hidung anda dengan air garam, hal ini dapat mengurangi peradangan dan membunuh bakteri sinus.
2. Jika ingin menyingkirkan hidung tersumbat karena sinusitis, maka cobaalah untuk menghirup uap panas dari air yang mendidih, bisa juga dengan menambahkan minyak kayu putih untuk mendapatkan aroma terapi.
3. Pastikan anda tetap terhidrasi dengan banyak minum dan memenuhi kebutuhan cairan, karena dehidrasi dapat memperparah infeksi sinusitis.
4. Sebuah penelitian menunjukan mengkonsumsi makanan pedas tetapi tetap sehat dapat membantu mengeluarkan selesma akibat sinus.
5. Jagalah kebersihan lingkungan sekitar dari debu dan hal-hal yang menyebabkan alergi, karena hal tersebut dapat memperburuk infeksi sinusitis.
6. Kompres lah dengan air hangat pada bagian hidung atau dahi anda, hal ini terbukti dapat meringankan sinusitis.
7. Tips lain untuk mengurangi sinusitis secara alami adalah dengan berolahraga setidaknya selama 30 menit. Olahraga yang ringan seperti berlari pelan ditempat sangat dianjurkan untuk meningkatkan aliran darah dan juga mengurangi peradangan akibat sinusitis.

Obat Obat Yang Mempengaruhi Sistem Saraf Otonom

Obat Obat Yang Mempengaruhi Sistem Saraf Otonom

Apotekers.com Sistem saraf dalam tubuh itu dibagi 2 yaitu sistem saraf otonom dan sitem saraf pusat. Sistem saraf otonom merupakan sistem saraf yang berkerja di luar kehendak kita, dalam arti lain sistem ini bekerja tanpa kita sadari. Contohnya gerakan peristaltik usus pada saluran pencernaan, denyut jantung dan sebagainya.

Sistem saraf otonom juga dipengaruhi oleh sistem saraf pusat, misalkan pada saat takut sistem saraf parasimpatik lebih aktif lagi melalui neurotransmiter asetilkolin hal ini dapat meningkatkan gerakan peristaltik usus yang kuat menyebabkan rasa ingin buang air besar yang tinggi. Rasa takut juga akan mempengaruhi otot polos, yang juga akan meningkatkan keinginan berkemih atau buang air kecil.

Selain itu denyut jantung juga dipengaruhi oleh sistem saraf parasimpatik dan sistem saraf simpatik. Sistem saraf parasimpatik melalui neurotransmiternya asetilkolin dan sistem saraf simpatik melalui norepinefrin. Tanpa peranan norepineprin denyut jantung akan menjadi lamban dan ini semua diluar kesadaran kita. Norepineprin juga mempengaruhi gairah hidup (mood) yang bekerja sama dengan neurotransmiter serotonin.

Untuk menjelaskan kerja obat yang mempengaruhi sistem saraf otonom maka harus dipahami 2 hal yang mendasar yaitu asetilkolin dan juga norepinefrin. Dapat dibaca pada artiel ini Fungsi Sitem Saraf Otonom Bagi Tubuh.

Obat yang berkerja pada sistem saraf parasimpatik dan sistem saraf simpatik

Obat yang bekerja pada sistem saraf ini dibagi atas 2 bagian, berikut pembagian obatnya :

1. Obat yang berkerja melalui otot polos dan otot rangka

Obat antikolinergik adalah obat-obat yang bekerja kompetitif dengan reseptor asetilkolin. Biasanya jenis obat ini digunakan untuk mengatasi spasmus pada lambung, diare dan untuk meningkatkan atau mengimbangi kontraksi otot jantung. Sebagai contoh dari obat ini adalah ekstrak beladone, dyssopyramide ( norpace ) hioscyini HBr ( Buscopan ) dan primaverine ( Sytabon ).

a. Obat antikolinergik diberikan secara lansung, masuk kedalam tubuh biasanya digunakan secara intravena, sebagai contoh suksinilkolin dan sitikolin bekerja secara lansung masuk kedalam tubuh melalui intravena. Asetilkolin dapat digunakan untuk mengatasi kelumpuhan karena dapat mengaktifkan kemabali aktivitas otot rangka. Senyawa ini akan mengalami degradasi apabila digunakan secara oral. Fungsinya sendiri bisa digunakan untuk penderita stroke agar terjadi vasodilatasi dan perbaikan sel otak yang rusak.

b. Obat antikolinergik bekerja secara tidak lansung,  
maksudnya obat ini menghambat enzim asetilkolin eterase sehingga menghambat penguraian asetilkolin dan diharapkan kebutuhan asetilkolin akan terpenuhi pada reseptornya. Contoh obat yang banyak beredar dipasaran adalah donepezil ( Aricept ).

2. Obat yang berkerja pada sistem saraf simpatik melalui neurotransmiter norepinefrin.

a. Obat adrenergik adalah jenis obat yang bekerja analog dengan norepinefrin. Maksudnya adalah obat-obat bekerja mirip dengan neurotransmiter norepinefrin, diantranya adrenalin, dobutamin dan isoprenalin. Adrenalin bekerja untuk meningkatkan kontraksi otot jantung akibat alergi hipersensitif setelah menggunakan penisilin dan derivat-derivatnya.  Dobutamin sendiri meningkatkan kontraksi jantung dan tekanan darah melalui reseptor beta 1 dan alfa 1 serta melancarkan keluaran urin serta mengeluarkan sampah-sampah metabolisme. Demikian juga dengan isoprenalin yang bekerja pada reseptor alfa 1 dan beta 1.

b.  Obat anti adrenergik antagonis alfa 1 adalah sederetan obat yang bekerja menghambat reseptor alfa 1, sehingga norepinefrin tidak dapat berikatan dengan reseptornya. Akibatnya terjadi relaksasi pembuluh darah ( vasodilatasi ). Contoh obat golongan ini diantaranya prazosin, doksazosin, dan terazosin, obat ini dapat digunakan sebagai antihipertensi.

c. Bisoprolol, atenolol, asebutalol dan beberapa obat lainya merupakan sederatan antagonis beta 1 yang selektif digunakan sebagai obat antihipertensi dan sangat ampuh dalam menurunkan denyut nadi permenit (DNP) sehingga besar manfaatnya sebagai obat takikardia.

d. Agonis alfa 2 seperti klonidin merupakan analog norepinefrin yang sangat berguna bagi penderita sakit jantung dan hipertensi. Klonidin akan mencapai reseptor alfa 2 yang bersifat autoresptor dan akan mengontrol tirosin dalam memproduksi norepinefrin.

e. Agonis beta 2 seperti salbutamol dan terbutalin merupakan analog dengan golongan katekolamin atau norepinefrin berperan dalam relaksasi bronkus sehingga sering digunakan untuk asma. Salbutamol dan terbutalin sendiri ada dalam bentuk sedian inheler.

f. Antagonis beta 2, penggunaannya jarang atau hampir dikatakan tidak ada digunakan sebagai pengobatan, hanya sering digunakan untuk percobaan laboratorium.

patofsiologi, farmakologi, farmakoterapi


Monday, November 7, 2016

Obat Sariawan Alami Ini Dapat Sembuhkan Dengan Cepat

Obat Sariawan Alami Ini Dapat Sembuhkan Dengan Cepat

Apotekers.com Sariawan bisa sangat menyakitkan, hal ini tentunya membuat sebagian orang terganggu aktifitasnya. Beberapa hal yang ditimbulkan oleh sariawan seperti bau mulut ini sungguh sangat meresahkan dalam menjalani aktifitas. Tapi taukah bahwa ada solusi alami yang dapat membantu mengurangi sariawan dalam waktu yang cepat.

Sariawan sendiri dapat terjadi ketika jaringan halus di mulut terkikis karena berbagai alasan, yang akan menimbulkan luka pada bagian yang terkikis tersebut. Beberapa penyebab utama dari kasus sariawan adalah tergigit oleh gigi sendiri, mengkonsumsi obat-obat tertentu yang dapat menimbulkan sariawan seperti obat kuat, penyakit tertentu dan juga karena makan dan minum yang tidak sehat.

Jika sariawan tidak disembuhkan dalam waktu yang lama pada beberapa kasus dapat menjadi luka yang sangat besar, bahkan hal ini bisa dikaitkan dengan kanker. Pada artikel ini akan membahas cara pembuatan obat alami yang tentunya dapat menyembuhkan sariawan dengan sangat cepat.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan;

1. Susu kelapa (santan) 2 sendok makan

santan, coconut milk, santan

2. Baking Soda 1 sendok makan
baking soda


Obat alami ini dapat bekerja sangat efektif dan dapat menunjukan efek dalam waktu 5 hari saja tentunya diiringi dengan pola makan yang sehat juga. Kombinasi santan dengan baking soda memiliki sifat anti inflamasi yang sangat baik yang dapat mengurangi peradangan di mulut yang disebabkan oleh sariawan. Selain itu obat alami ini dapat membunuh bakteri atau kuman yang berada dimulut, sehingga dapat menghindari sariawan terinfeksi oleh bakteri.

Cara Pembuatan dan Pemakaiannya

1. Campurkan semua bahan yang telah disiapkan tadi dengan takaran seperti diatas, 
2. Aduk hingga tercampur sempurna,
3. Oleskan campuran tersebut kedaerah yang terkena sariawan, biarkan selama 15 menit,
4. Setelah itu kumur dengan air hangat atau obat kumur antiseptik
5. Gunakan 2 kali dalam sehari.

Boldsky

Sunday, November 6, 2016

Efek Samping Alkohol Bahkan Setelah Bertahun Berhenti Menggunakannya

Efek Samping Alkohol Bahkan Setelah Bertahun Berhenti Menggunakannya

Apotekers.com Bagi sebagian orang mengkonsumsi alkohol menjadi sebuah keharusan, terkadang konsentrasi alkohol yang digunakan cukup amat besar mencapai 70 %. Padahal banyak sekali efek yang ditimbulkan jika trus mengkonsumsi alkohol setiap saat. Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa seseorang pecandu alkohol yang telah berhenti mengkonsumsi alkohol akan tetap terkena efek samping yang merugikan walaupun telah berhenti selama beberapa tahun.

Temuan baru yang diterbitkan dalam "Jurnal Of Studies On Alkohol and Drug " menunjukan bahwa ketergantungan alkohol sejak muda menyebabkan masalah kesehatan serius dikemudian hari. Temuan ini berdasarkan 368 pria yang tidak melaporkan adanya gejala ketergantungan pada masa dewasanya, 221 orang yang setidaknya memiliki tiga gejala ketergantungan pada masa dewasa awal dan usia menengah, dan 75 orang yang mengalami gejala ketergantungan diawal masa dewasa.

Secara keseluruhan, pada penelitian ini menemukan bahwa pria yang memiliki ketergantungan terhadap alkohol setidaknya selama 5 tahun, dimasa tuanya akan memiliki sitem imun tubuh, kesehatan fisik dan mental yang rendah dibandingkan yang tidak ketergantungan terhadap alkohol.

" Mereka yang ketergantungan alkohol dimasa muda akan memiliki minimal 3 masalah kesehatan dikemudian hari dibandingkan orang yang tidak mempunyai riwayat ketergantungan, kata Randy Haber, peneliti di Palo Alto Veterans Affairs Health Care Sytem, AS.

Selain itu tingkat depresi pecandu alkohol dua kali lebih tinggi, yang paling penting efek-efek ini terjadi bahkan setelah seseorang terbebas dari ketergantungan alkohol selama beberapa dekade. Menurut para peneliti ketergantungan juga akan mempengaruhi fungsi dari otak.




Saturday, November 5, 2016

Obat Kanker Helaven Akhirnya Disetujui Oleh NICE Inggris

Obat Kanker Helaven Akhirnya Disetujui Oleh NICE Inggris

Apotekers.com Setelah menunggu satu dekade National Institut For Health and Care Excellence
(NICE) suatu badan non departemen kesehatan di Inggris akhirnya menyetujui Helaven (eribulin) dari perushaan farmasi Eisai. Obat ini digunakan untuk pengobatan rutin kanker payudara stadium lanjut setelah pengobatan dua regimen kemoterapi.

Keputusan ini didasarkan kepada obat ini dapat memberikan manfaat besar dari pada pengobatan standar. Sebelumnya obat ini telah di tolak oleh pemerintah Inggris tahun 2012 karena beberapa alasan, diantaranya biaya dan juga data uji coba yang belum sesuai.

Helaven merupakan pengobatan baru pertama yang disetujui penggunaanya dalam lebih satu dekade belakang ini. Selama lebih dari 5 tahun Eisai menunjukan peningkatan fleksibilitas terkait dengan harga dan juga memberikan kesempatan yang sama untuk memungkinkan obat kanker tiroid baru levantinib.

Sementara untuk FDA ( Food Drug And Administration telah menyetujui Helaven pada 28 Januari 2016 untuk pengobatan liposarkoma yang tidak dapat dihilangkan dengan pembedahan atau pengobatan lanjut metastasis. Pengobatan ini disetujui untuk pasien yang telah menggunakan pengobatan kemoterapi sebelumnya.

Pharmafile, FDA

Friday, November 4, 2016

Obat Alami Mengobati Gastritis Secara Cepat

Obat Alami  Mengobati Gastritis Secara Cepat, obat alami untuk mag

Apotekers.com Anda merasakan masalah gastritis dan setiap hari semakin parah. Jika iya pada artikel ini akan membahas tentang pengobatan alami yang bisa dengan mudah,dengan cepat dan efektif memperbaiki gatritis. Bayangkan anda tidak perlu lagi mengeluarkan uang yang banyak untuk pengobatan penyakit ini, dan dapat dilakukan sendri dirumah tanpa timbulnya efek samping.

Gastritis adalah suatu penyakit di mana lapisan perut menjadi meradang karena kenaikan kadar asam, menyebabkan sejumlah gejala. Banyak penyebab terjadinya gastritis, diantaranya pola makan yang tidak teratur, infeksi yang disebabkan bakteri, penggunaan obat-obat tertentu seperti NSAID dan sebagainya. Beberapa gejala utama dari gastritis adalah mual, muntah,perasaan sesak, panas dan juga sakit di bagian perut.

Terlebih dahulu untuk membuat obat alami yang dapat mengatasi gastritis ini, siapkan bahan-bahan dibawah ini,
  1. Jus Bawang Putih 1/2 cangkir
  2. Cuka sari apel 2 sendok teh
Obat alami untuk gastritis terbukti menjadi sangat efektif dan menunjukkan hasil dalam seminggu, ketika digabungkan dengan pola makan yang teratur. Pastikan tidak makan gorengan secara berlebihan, makan yang begitu pedas, dan juga makanan yang kaya akan lemak selama menggunakan obat alami ini. Campuran bawang dan cuka sari apel ini juga memiliki sifat antiinflamasi alami yang membantu menghilangkan radang pada lambung, sehingga dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh gastritis. Selain itu obat alami ini juga mengurangi asam lambang yang berlebihan.

Cara Pembuatannya : Campurkan jus bawang putih dan cuka yang telah disarankan diatas tadi kedalam sebuah cangkir, kemudian aduk sampai tercampur sempurna. 

NB : Gunakan dua kali dalam sehari setelah makan.

boldsky

Wednesday, November 2, 2016

Minuman Alami Atasi Sembelit Seketika

Minuman Alamai Atasi Sembelit Seketika, cuka sari apel dan manfaatnya

Apotekers.com Sembelit, bersamaan dengan perasaan kembung, mual dan kegelisahan, benar-benar membuat perasaan tidak nyaman. Bagi yang pernah mengalaminya, rasanya ingin cepat menyingkirkan itu segera. Jika Anda dibuat menderita dengan kondisi ini, untuk sekarang dan kemudian hari, maka tidak ada salahnya mencoba minuman yang dibuat dari bahan-bahan alami yang membantu untuk meringankan sembelit secara langsung.

Pengobatan alami selalu menjadi yang terbaik untuk sembelit karena ini tidak akan memiliki efek samping dan juga pengobatan ini dapat memberikan bantuan dengan cepat ketika mengalami sembelit.Meskipun sembelit mungkin tidak menjadi masalah kesehatan yang serius, tetapi jika tidak ditangani dapat menyebabkan masalah kesehatan serius lainnya seperti tumpukan, tukak lambung atau juga bisa menyebabkan kanker usus besar.

Untuk membuat minuman ini cukup dengan mempersiapkan bahan-bahan dibawah ini,
  • cuka sari apel
  • madu, dan
  • air hangat
Cuka sari apel banyak mengandung bakteri baik acetobacter, ini terbukti mengatasi sembelit. Sementara senyawa eugenol yang ditemukan dalam madu membantu untuk mengembalikan bakteri baik dalam tubuh yang membantu dalam mencerna makanan dengan benar dan dengan demikian membantu mengatasi sembelit. 

Cara pembuatannya

1. Ambil segelas air hangat
2. Tambah Sekitar 2 sendok makan sari apel ke dalam air hangat tersebut,
3. Kemudian Tambahkan lagi 2 sendok makan madu,
4. Campurkan dengan baik dan pastikan tercampur secara merata
5. Minumlah setiap pagi hari

Ini merupakan salah satu minuman alami terbaik yang siapapun bisa membuatnya kapan dan dimanapun bisa dibuat dengan cepat. Dan Hal ini telah ditemukan sangat membantu bagi penderita sembelit.




Saturday, October 29, 2016

Jenis Antibiotik Kombinasi Dalam Terapi Kuman an Aerob

Jenis Antibiotik Kombinasi Dalam Terapi Kuman an Aerob


Jenis Antibiotik / Kombinasi Dalam Terapi Kuman an Aerob


  • Ampisislin-sulbactam dan clindamisin : terapi empiris bakteri Gram positiv anaerobs. 
  • Operasi debridement bakteri an aerobic dapat jadi penyebab infeksi
  • Metronidazole tidak aktif terhadap beberapa spesies streptococci ( seperti S. anginosus group ) sehingga tidak digunakan untuk terapi ini 
  • Vancomycin aktif terhadap banyak gram positive an aerob ( seperti : Closditrum spp, Peptostreptococcus spp, P. acnes).
  • Terapi kombinasi empirik dengan metrodinazole dan carbapenems ( meropenem, ertapenem) atau beta lactam / beta lactamase inhibitors ( ampisilin/sulbactam piperacillin/ tazobactam/ amoxicillin/clavulanic acid ) tidak direkomendasikan untuk kuman an aereob positiv.
  • B. fragilis group resisten terhadap clindamycin, cefocetan, cefaxitin dan maxifloxacin dan meningkatkan resistensi bila digunakan untuk terapi empirik suspek infeksi B. fragilis ( seperti : infeksi intra abdomen )
  • Banyak kuman resisten B. fragilis group memproduksi beta laktamase. 

Friday, October 28, 2016

Obat Yang Terbukti Bersifat Teratogenik Pada Manusia

Obat Yang Terbukti Bersifat Teratogenik Pada Manusia

Apotekers.com Dalam penggunaan obat haruslah memperhatikan beberapa aspek demi tercapainya terapi yang diinginkan. Hal-hal yang perlu diperhatikan antranya efek samping obat yang dapat menyebabkan kerusakan janin. Meskipun terkadang wanita yang sedang hamil memerlukan obat-obatan dalam menjaga kondisi kesehatannya dan janin yang dikandung, namun pemberian obat harus didasarkan pada faktor resiko, apakah obat tersebut memberikan manfaat lebih atau bahkan memperburuk kondisi kesehatan.

Berikut contoh obat-obat yang terbukti bersifat teratogenik pada manusia.

  1.  Metotreksat : malformasi SSP, mata, telinga, tangan dan kaki
  2.  Dietilstilbestrol : kanker vagina
  3.  Karbamazepin, asam valporat : cacat tabung saraf
  4.  Fenitoin : fetal hydantoin syndrome
  5.  Thalidomide : phocomelia
  6.  Warfain : tulang rangka, SSP
  7.  Alkohol : fetal alkohol syndrom
  8.  Isotretinoin : SSP, craniofacial, jantung
  9.  Tetrasiklin : tulang dan gigi
  10.  Ace inhibitor : gagal ginjal, tengkorak
  11.  Sikofosfamid : cleft palate, ginjal tidak terbentuk

Thursday, October 27, 2016

Aspek-Aspek Yang Perlu Diinformasikan Pada Saat Memberikan Obat Kepada Pasien

Aspek-Aspek Yang Perlu Diinformasikan Pada Saat Memberikan Obat Kepada Pasien


Apotekers.com Pada saat kita menyerahkan obat kepada pasien, setidaknya harus diberikan informasi mengenai hal-hal sebagai berikut.

1. Nama obat
2. Indikasi
3. Aturan pakai : dosis, rute pemberian (oral, topikal), frekuensi penggunaan, waktu minum obat ( sebelum/ sesudah makan, tidak bersamaan dengan obat lain)
4. Cara menggunakan
  • Sedian berbentuk sirup/suspensi harus dikocok terlebih dahulu
  • Antasida dikunyah terlebih dahulu
  • Tablet sublingual harus diletakan dibawah lidah, bukan ditelan lansung, tablet bukal diletakan diantara gusi dan pipi.
  • Teknik khusus dalam pemberian obat tetes mata, tetes hidang, dan tetes telinga maupun suppositoria.
  • Sedian dengan formulasi khusus, seperti tablet lepas lambat, seperti SR ( sustained realese, control realese) atau sedian tablet yang harus hancur di usus ( enteric-coated) harus ditelah utuh dan tidak boleh digerus.
5. Cara penyimpanan.
6. Beberapa lama obat harus digunakan.
7. Apa yang harus dilakukan jika terlupa minum ata menggunakan obat.
8. Kemungkinan terjadi efek samping yang akan dialami dan bagaimana cara mencegah atau meminimalkanya.

Tuesday, October 25, 2016

5 Antikoagulan Baru Ini Bisa Digunakan Untuk Gangguan Aritmia Jantung Atau Fibrilasi Atrium

5 Antikoagulan Baru Ini Bisa Digunakan Untuk Gangguan Aritmia Jantung Atau Fibrilasi Atrium

5 Antikoagulan Baru Untuk Gangguan Aritmia Jantung atau “Fibrilasi Atrium”

Antikoagulan oral baru (New oral anticoagulants/NOAC) untuk NVAF termasuk apixaban, dabigatran, rivaroxaban, dan edoxaban. Obat antikoagulan oral baru ini memiliki aksi cepat dan lebih memiliki waktu paroh yang pendek, dan beberapa di eliminasi ginjal.

Warfarin

Warfarin dapat mengganggu aksi vitamin K, yang terlibat dalam proses pembekuan darah. Obat ini masih membutuhkan pengawasan karena indeks terapinya yang sempit. Hal ini membutuhkan pemantauan rasio normalisasi internasional (INR), melalui pemantauan di klinik. Sehingga pasien yang menggunakan obat tersebut akan sering untuk pergi ke klinik tersebut guna melihat terapi obatnya.

Interaksi makanan dan genetik pasien dapat mempengaruhi keberhasilan terapi keseluruhan warfarin. Sangat penting untuk menjaga jumlah konsisten dari vitamin K di dalam makanan sehari-hari untuk membantu menjaga INR terapeutik 2-3. Khasiat warfarin telah terbukti dalam uji klinis. Sebuah tinjauan tentang sistematis uji klinis menemukan bahwa pada pasien dengan AF, warfarin dapat memberikan pengurangan stroke dan rasio kematian. Vitamin K dapat digunakan untuk membalikkan efek warfarin yang bisa memunculkan situasi perdarahan berlebih.

Dabigatran

Inhibitor faktor II ini bekerja di jalur koagulasi untuk membantu mencegah pembentukan bekuan darah. Hal ini dapat digunakan untuk mengobati NVAF dengan dosis dua kali sehari, dan berpotensi dapat mempengaruhi kepatuhan untuk pasien tertentu.

Bioavailabilitas dari obat ini adalah 7%, yang terendah dari semua NOAC. Ketika digunakan bersamaan dengan makanan, waktu puncak meningkat dibandingkan dengan konsumsi tanpa makanan. Dabigatran tidak memerlukan pemantauan rutin, sehingga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk pasien yang tidak bisa mendapatkan pemantauan rutin. Agen antagonis dabigatran adalah idarucizumab.

Apixaban

Faktor Xa inhibitor ini bekerja di jalur koagulasi untuk mencegah pembentukan bekuan darah dengan dosis dua kali sehari selama terapi NVAF, tetapi dosis mesti diturunkan jika pasien memiliki kreatinin serum lebih besar dari 1,5 mg / dL, usia 80 tahun atau lebih tua, atau berat kurang dari 60kg.

Pemantauan rutin tidak diperlukan dengan obat ini. Hasil satu studi menunjukkan tingkat terjadinya stroke iskemik lebih rendah dengan penggunaan apixaban dibandingkan dengan warfarin.

Rivaroxaban

Faktor Xa ini juga bekerja sebagai koagulasi untuk mencegah pembentukan bekuan darah dengan dosis sekali sehari untuk NVAF, dan diyakini dapat meningkatkan kepatuhan pasien. Ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk pasien dengan riwayat ketidakpatuhan dengan obat sebelumnya.

Dosis untuk NVAF adalah 20 mg sekali sehari sewaktu makan, yang penting untuk meningkatkan hasil studi absorbsinya telah menunjukkan rivaroxaban menjadi noninferior untuk warfarin pada pasien dengan AF. Dalam sebuah studi observasional terbaru yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine, ditemukan bahwa pengobatan rivaroxaban untuk NVAF dikaitkan dengan peningkatan perdarahan intrakranial, perdarahan ekstrakranial, dan pendarahan gastrointestinal.

Edoxaban

Ini adalah faktor lain Xa inhibitor dengan mekanisme yang sama sebagai faktor penghambat Xa lain yang disebutkan dalam artikel ini. Obat ini digunakan dengan dosis sekali sehari untuk NVAF, pilihan lain untuk pasien yang bermasalah dengan kepatuhan.

Penggunaan obat ini tidak dianjurkan untuk pasien dengan bersihan kreatinin lebih dari 95 ml / min. Satu hasil studi menunjukkan bahwa edoxaban dosis tinggi (60 mg) secara statistik tidak signifikan untuk insiden kecil dari stroke iskemik dibandingkan dengan warfarin. Tingkat stroke hemoregik berkurang di kedua dosis tinggi dan rendah (30 mg).

Sumber :pharmacytimes.com/
               signagainststroke.com/

Obat Batuk Kering Dekstrometorfan Dan Noskapin Sebagi Antitusif Non-Opioid

Obat Batuk Kering Dekstrometorfan Dan Noskapin Sebagi Antitusif Non-Opioid

Antitusif Non-Opioid


Dekstrometorfan

Dekstrometorfan ( d-3 metoksin- N metilmorfinan), berbeda dengan I-isomernya, tidak berefek analgetik dan bersifat adiktif. Zat ini meningkatkan ambang rangsang reflek batuk secara sentrak dan kekuatanya kira-kira sama dengan kodein, berbeda dengan kodein zat ini jarang menyebabkan kantuk atau gangguan saluran cerna. Dalam dosis terapi zat ini tidak menghambat aktifitas silia bronkus dan efek antitusifnya bertahan 5-6 jam.

Toksisitas zat ini rendah sekali, tetapi dosis sangat tinggi mungkin menimbulkan depresi nafas. Dekstrometorfan tersedian dalam bentuk tablet 10 mg dan sebagi sirop dengan kadar 10 mg dan 15 mg/5 ml. Dosis dewasa 10-30 mg diberikan 3-4 kali sehari.

Noskapin

Noskapin adalah alkaloid alam yang bersama dengan papaverin tergolong derivat benzilisokinolin, yang didapat dari candu (2 metil-8-metoksi-6, 7 metilendioksi-1, ( 6,7 dimetoksi-3-ftalidil), 1,2,3,4- tetrahidroisokinolin). Pada dosis terapi, zat ini tidak berefek terhadp SSP, kecuali sebagai antitusif. Noskapin merupakan pengelepasan histamin yang paten sehingga dosis besar sangat menyebabkan bronkokontriksi dan hipotensi sementara. Zat ini tidak menyebabkan habituasi maupun adiksi. Dosis sampai 90 mg tidak menimbulkan depresi nafas. Noskapin menghambat kontraksi otot jantung dan otot polos, tetapi efek ini tidak timbul pada dosis antitusif. Dosis toksik menimbulkan kovulsi pada hewan coba. Absorsi obat ini oleh usus berlansung dengan baik. Dosis 3-4 kali, 15-30 mg sehari. Dosis tunggal 60 mg pernah digunakan untuk batuk peroksimal.




Monday, October 24, 2016

Tramadol-Obat-Obat Tertentu Yang Sering Disalahgunakan

Penting Diketahui Bagi Yang Menyalahgunakan Tramadol,Tramadol Obat-Obat Tertentu Yang Sering Disalahgunakan

Apotekers.com Belakangan ini makin banyak kita temukan penyalahgunaan obat-obat tertentu (OTT). OTT merupakan obat-obat yang bekerja di sistem syaraf pusat selain narkotika dan psikotropika, yang pada penggunaan di atas dosis terapi akan menyebabkan ketergantungan dan perubahan khas pada aktivitas mental dan prilaku. Contoh obat-obat yang mengandung tramadol, heloperidol, amitriptilin dan lainya. Pada artikel ini akan dibahas tentang obat tramadol, yang pada sebagian kasus disalahgunakan pemakaianya.

Tramadol

Tramadol adalah analog kodein sintetik yang merupakan agonis reseptor opiat yang lemah. Sebagian dari efek analgetiknya ditimbulkan oleh inhibisi ambilan norepinefrin dan serotonin. Tramadol sama efektif nya dengan morfin atau meperidin untuk nyeri ringan sampai sedang, tetapi untuk nyeri kuat atau kronik lebih lemah. Untuk persalinan tramadol sama efektif nya dengan meperidin dan kurang menyebabkan depresi pernafasan pada neonatus.

Bioavailabilitas tramadol setelah dosis tunggal secara oral 68% dan 100% bila digunakan IM. Afinitas terhadap reseptor opiat hanya 1/6000 morfin, akan tetapi metabolit utama hasil demetilasi 2-4 kali lebih paten dari obat induk dan berperan untuk menimbulkan sebagian efek analgetiknya. Preparat tramadol merupakan campuran resemik, yang lebih efektif dari masing-masing enansionernya. Enansioner (+) berikatan dengan reseptor opiat dan menghambat ambilan serotonin.

Metabolisme tramadol mengalami metabolisme dihati dan eskresi oleh ginjal, dengan masa paruh eliminasi 6 jam dan 7,5 jam untuk metabolit aktifnya. Analgesik nya timbul setelah 1 jam pemberian secara oral, dan mencapai puncaknya setelah 2-3 jam. Lama analgesiknya sekitar 6 jam, dan dosis maksimumnya 400 mg perhari.

Efek samping  yang umum terjadi mual, muntah, pusing, mulut kering, sedasi, dan sakit kepala. Depresi pernafasan nampaknya kurang dibandingkan efek ekuianalgetik morfin dan derajat konstipasinya kurang dari pada dosis ekuivalen kodein. Dapat menyebabkan konvulsi atau kambuhnya serangkan konvulsi. Depresi nafas akibat tramadol dapat diatasi dengan nalokson, akan tetapi nalokson dapat meningkatkan resiko konvulsi, sedangkan analgesik tidak akan dipengaruhi oleh nalokson. Penyalahgunaan dan ketergantungan fisik terhadap tramadol dilaporkan dapat terjadi. Sebaiknya tramadol dijauhkan dari pasien dengan riwayat adiksi. Karena efek inhibisinya terhadap ambilan serotonin, tramadol sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang menggunakan penghambat monoamin-oksidase (MAO)