Friday, October 21, 2016

Skoliosis-Cara Alami Menyembuhkannya

Skoliosis-Cara Menyembuhkannya Secara Alami


Apotekers.com Kesehatan merupakan salah satu aset berharga yang di miliki oleh seseorang dan harus terus di jaga.Sebab,kesehatan mahal harganya.Namun seringkali karena kesibukan dan padatnya aktivitas sehari-hari,membuat banyak orang kurang memperhatikan kesehatan tubuhnya.Padahal jika sudah sakit,biaya pun harus di keluarkan untuk berobat dan menyembuhkan penyakit tersebut.
Nah,berbicara soal penyakit,ada sebuah penyakit yang terkadang tidak di sadari,tapi cukup berpengaruh pada kesehatan.Penyakit ini berhubungan dengan tulang dan di sebut dengan istilahSkoliosis.Apa itu Skoliosis? Skoliosis merupakan penyakit yang menyebabkan tulang belakang mengalami pelengkungan ke kiri/ke kanan.Tulang belakang orang normal biasanya akan lurus,namun tidak bagi mereka yang menderita Skoliosis.
Penyakit ini lebih sering di alami anak-anak,terutama di usia sebelum pubertas atau golongan anak usia 10-12 tahum.Pada periode ini,pertumbuhan pada anak berkembang cepat dan rawan terkena Skoliosis.Menurut sebuah penelitian,di temukan bahwa remaja wanita cenderung lebih mudah menderita Skoliosis di bandingkan remaja pria.
Lengkungan Skoliosis dapat muncul di bagian atas,tengah atau bawah dari tulang belakang.Skoliosis timbul dalam berbagai tingkatan,di awali dari lengkungan ringan yang tidak akan terasa dan tidak bisa di lihat dengan jelas.Nyeri punggung dan sesak nafas bisa menjadi pertanda gejala Skoliosis pada Anda.

Jenis-Jenis Skoliosis

  • Skoliosis Idiopatik

Skoliosis tipe ini tidak di ketahui penyebabnya hingga kini.Dari jumlah penderita,sebanyak 1/3 nya di pengaruhi oleh faktor genetika.Artinya Skoliosis ini merupakan bawaan lahir yang di turunkan dari generasi sebelumnya.


  • Skoliosis Degeneratip

Skoliosis Degeneratif adalah pelengkungan tulang belakang yang terjadi secara perlahan karena faktor usia atau penyakit lainnya yang ada pada tulang belakang.
  • Skoliosis Kongenital
Skoliosis Kongenital adalah penyakit yang di sebabkan oleh struktur tulang belakang yang tidak tumbuh dengan normal di saat bayi berada dalam kandungan dan akhirnya terbawa hingga bayi tersebut lahir.

Tanda Seseorang Mengalami Skoliosis

1. Punggung tidak sama rata antara bagian kanan dan kiri
2. Salah satu sisi bahu lebih tinggi dari sisi lainnya
3. Tubuh terlihat miring jika sedang berdiri
4. Salah satu tulang belikat nampak lebih menonjol
5. Salah satu tulang pinggul kelihatan lebih menonjol
Mereka yang mengalami Skoliosis akan merasakan sakit yang menjalar mulai dari tulang belakang,kemudian ke bagian kaki,pinggul dan bisa saja sampai ke tangan.Rasa sakit ini bertambah ketika penderita tengah berdiri ataupun sedang berjalan.Untuk beberapa orang,bahkan hanya duduk saja sudah merasakan sakitnya punggung mereka.
Skoliosis ringan bisa di sembuhkan hanya dengan membaringkan tubuh.Perlahan-lahan rasa sakit akan mereda,namun perlu di perhatikan juga jika rasa sakit berulang kembali.Bila tidak di tangani dan di biarkan saja,lama-kelamaan Skoliosis akan bertambah parah.Skoliosis dapat memicu penyakit jantung karena jantung menjadi sulit mengalirkan darah ke seluruh tubuh akibat tertekan pada rongga dada.
Penyebab Skoliosis
- Mengalami benturan keras pada tulang belakang
- Kebiasaan aktivitas yang buruk
- Cidera dari lahir
- Mengabaikan posisi duduk yang salah hingga membuat tulang melengkung
Mendeteksi Skoliosis
1. Meraba tulang belakang dan mengecek apakah lurus/tidak
2. Mencoba posisi rukuk untuk melihat  apakah salah satu punggung lebih tinggi
3. Berdiri dengan tegap,biasanya jika terkena Skoliosis tubuh akan miring

Cara Menyembuhkan Skoliosis

Skoliosis baru benar-benar terasa sakit jika kemiringan lengkungan lebih dari 40 derajat hingga mencapai 70 derajat.Pada kondisi ini perlu penanganan yang lebih serius.Aktivitas olahraga yang rutin dan teratur dapat membantu proses penyembuhan.Berenang dan fitness dengan teknik punggung adalah pilihan yang tepat untuk di coba.Jika metode itu belum berhasil,maka cara yang lebih efektif dengan melakukan terapi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon